Cara Menikmati Hidup Ala Ibu Jesi Agar Selalu Bahagia

14.42 1



#Day15
#OneDayOnePost
#EstrilookCommunity

#Day15
#OneDayOnePost
#KomunitasODOP
#PjOprecOdop7
#GrupTokyo
#DosbingNAC

CARA MENIKMATI HIDUP SUPAYA TETAP BAHAGIA

Bahagia itu sederhana. Setiap aku WA ke suami tercinta dan segera dibalas, itu sudah cukup membuatku bahagia. Bayangkan ketika sudah waktunya pulang tapi beliau tak kunjung tiba, WA sejak siang tak kunjung dibalas juga. Kira-kira apa yang ada di dalam dada ini?

Ah, bahagia itu memang sederhana. Sesederhana tiga kata yang selalu kuucapkan setiap saat padanya, meski usia pernikahan sudah lebih dari enam tahun. Kira-kira apa yang membuat kami Selalu bahagia?

Kami menikmati hidup setiap harinya. Menjalani dengan ikhlas apa yang menjadi ketentuan-Nya. Meski kadang keluhan itu jelas ada, tapi kami berdua. Bukan lagi pribadi sendiri yang meneguhkan idealisme menjadi egois. Kami terbuka tentang apapun, agar kami bahagia. Bahagia karena pasangan tahu apapun yang aku lakukan. Dan aku pun tahu, apa yang dia perbuat dalam langkahnya.

Inilah cara kami menikmati hidup supaya tetap bahagia. Ibu Jesi menuliskannya dalam 7 poin saja:

1. Selalu bersyukur

Ini yang utama. Apapun yang terjadi kepada kita, syukuri. Meski untuk hal terburuk sekalipun, kita wajib bersyukur. Kemarin, Kakak Fatih habis jatuh saat bermain dengan temannya, bersyukur saat dia jatuh, dia tidak terluka. Kemarin juga, puteri kecil jatuh, bibirnya pecah, dua gigi depan ada bekasnya. Sampai-sampai dia harus dibawa ke fasilitas kesehatan karena dehidrasi sudah melanda. Dia tidak mau minum, tidak mau makan, alhasil, dua botol infus harus diterimanya.

Kami harus tetap bersyukur, sebab masih banyak orang-orang yang jauh tidak beruntung dibanding kita. Beruntung aku lahir dan besar dalam lingkaran keluarga yang penuh kehangatan. Bukankah banyak anak-anak yang harus bersedih karena mengalami broken home? Bersyukurlah, agar kamu tahu, betapa nikmat Tuhan mana lagi yang sanggup kita dustakan!

2. Selalu tersenyum

Banyak orang yang bilang, kalau aku ini orangnya murah senyum. Ah, masa iya sih. Mungkin bisa jadi begitu. Di mana-mana poseku yang tertangkap kamera, bisa dipastikan selalu tersenyum. Coba lihat, gambarku yang mana yang tidak tersenyum. Entahlah. Mungkin karena my smile is my identity ya. Jadi, di manapun dan kapanpun, senyum sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidupku.

Tersenyum itu mudah. Semudah menulis. Lho? Masa iya. Iya, kapan waktu deh aku kepengen buat tulisan dengan tema begitu. Menulis semudah tersenyum. Memangnya ada hubungan antara kedua kata tersebut? Tentu saja ada. Menulis jika dilakukan dengan ketulusan, niscaya akan membawa senyum bagi pembacanya. Meskipun itu tulisan yang menyedihkan tapi pembaca akan bisa mengambil hikmah agar bisa tersenyum kemudian.

3. Selalu bersedekah

Percayakah kamu? Bahwa sedekah itu akan membuat kebahagiaan kita semakin merekah indah? Kalau aku sangat percaya. Sebab sebagian dari harta kita itu milik orang-orang yang tak berpunya. Sudah sepantasnya kita memberi mereka bantuan dengan niat sedekah. Agar harta kita bersih. Agar diri kita bersih. Terhindar dari segala keburukan yang akan menghalangi kita meraih kebahagiaan.

Bersedekahlah setiap hari, meski sederhana secara bentuk, itu saja sudah cukup. Bersedekahlah setiap hari jumat, sebelum salat jumat berakhir maka pahalamu akan berlipat. Jika tak ada yang kamu punya untuk disedekahkan, maka tersenyumlah. Sebab sedekah yang paling mudah adalah senyum yang kau berikan dengan ikhlas hati.

4. Selalu bersilaturahmi

Silaturrahmi yang paling dekat adalah silaturrahmi dengan tetanggamu. Seberapa sering kamu sekedar memberikan makanan yang kamu masak kepada orang yang rumahnya dekat itu? Bahkan ketika aroma makanan tercium sampai ke rumah tetangga, kamu wajib memberi sebagian. Itu agar mereka bahagia. Membahagiakan tetangga juga bagian dari cara kita bisa bahagia bersama-sama. Kan tidak mungkin? Kita bahagia di atas kesedihan mereka?

Apakah ada yang seperti itu? Bisa jadi... Tetangga yang iri melihat tetangganya bahagia. Tetangga yang dengki melihat tetangganya membeli barang-barang yang baru untuk mengisi rumahnya. Hidup orang yang penuh dengki dan iri begitu, pasti tidak bahagia.

5. Menjaga keharmonisan rumah tangga / keluarga

Ini sangat penting, jika kamu sudah punya pasangan. Apalagi bagimu yang sudah punya keturunan. Menjaga keharmonisan rumah tangga itu hal yang utama. Bagaimana kita bahagia, sedangkan dengan suami sendiri saja sering bertengkar. Bagaimana kita bahagia, sedangkan anak kita saja tidak pernah tersenyum pada kita.

Bisa jadi kita terlalu sibuk, waktu untuk mereka kurang setiap harinya. Bisa jadi kita egois, karena mementingkan urusan kita sendiri dibandingkan perhatian pada mereka. Luangkanlah sejenak masa, agar suatu saat kamu tidak menyesal karena kesepian, sendirian dan tidak bahagia. Bagiku, bercengkerama dengan suami dan puteri kecil adalah hal wajib. Itulah yang membuatku tidak bisa pergi jauh barang sebentar. Aku harus membawa suami dan puteri kecil kalau ada agenda kemanapun juga.

6. Menyederhanakan urusan

Percayalah, hidup itu ujian. Ujian itu serupa urusan-urusan yang selalu datang tanpa diundang. Atau urusan-urusan yang memang itu adalah bagian dari pekerjaan. Kadang urusan itu bisa jadi rumit bagi kita, tapi belajarlah menyederhanakan. Lakukan langkah-langkah penyelesaian dengan tepat. Kalau bisa jangan menumpuk dan menunda. Malas itu jelas jadi penyebab utama. Aku sendiri kadang suka terpesona dibuatnya.

Urusan di dunia itu belum akan selesai, selama kita masih hidup. Urusan di dunia ini baru akan selesai, pada masanya kita tiada di ujung usia. Lantas? Dengan siapa kita berbagi segala urusan supaya tidak terlalu berat dirasa? Kalau aku, bercerita dengan suami saja itu sudah cukup. Karena kami bekerja dalam satu bidang berkaitan, setidaknya kami bisa bertukar pendapat. Urusan yang sederhana juga jangan dibuat rumit ya, pasti kamu mudah untuk bahagia.

7. Mengingatkan dalam kebaikan dan taqwa

Kebaikan dan taqwa adalah dua hal yang diajarkan oleh Rasulullah saw sejak masa terdahulu. Beliau mewajibkan kita semua, sebagai umatnya untuk selalu berbuat dalam kebaikan dan taqwa. Bahkan kalau bisa kita mengajak dan mengingatkan pada semua.

Kalau kata AA Gym, Kiyai Abdullah Gymnastiar, mulailah dulu dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil, dan mulai saat ini. Kalau kataku, kalau kamu ingin bahagia maka jadikan bahagia sebagai jalan hidup, bukan sebagai tujuan. Sebab happines is not a destination. It is a methode of life.

So?

Cara Bangkit dari Kegagalan Ala Ibu Jesi

09.26 3





#Day14
#OneDayOnePost
#EstrilookCommunity

#Day14
#OneDayOnePost
#KomunitasODOP
#PjOprecOdop7
#GrupTokyo
#DosbingNAC

CARA SESEORANG BISA BANGKIT DARI KEGAGALAN

Kegagalan berasal dari kata gagal yang diberi imbuhan ke-an. Berdasarkan KBBI Online: gagal itu artinya tidak berhasil; tidak tercapai (maksudnya):keinginannya untuk menjadi....

Kegagalan sendiri berhubung erat dengan perihal gagal; ketidakberhasilan. Contohnya, kegagalannya untuk menjadi lurah menyebabkan ia frustrasi. Ini menarik.

Suatu hari pernah, aku berkunjung bersama dua rekan guru dari sekolah, berniat mengunjungi orang tua wali murid yang baru saja mengalami kecelakaan. Singkat cerita kami bertiga pun sudah sampai di rumahnya.

Beberapa menit kami mengobrol dari penyebab kecelakaan, sampai membicarakan hal yang sebenarnya tidak ada kaitannya. Di satu titik kami tergelak dalam tawa, kenapa? Ada satu kisah yang diceritakan salah satu dari kami penyebabnya.

Alkisah ada seorang tetangga yang punya tetangga akan nyalon lurah. Dari awal sudah rewang, ikut bantu-bantu dan bisa jadi ia termasuk bobotoh. Nasib siapa yang tahu, ternyata tetangga yang didukung dengan segenap jiwa raga, tidak menjadi lurah.

Kegagalan tetangga nyalon lurah membuat tetangga dekat rumah itu, sering melamun. Setiap saat yang dikatakannya hanya, "Melaseh ya rika, ra sida dadi lurah!" begitu. Dan tahukah kamu? Karena pertanyaan itu terucap setiap saat dari mulut tetangga itu, akhirnya dia harus dibawa ke rumah sakit untuk bertemu dokter ahli kejiwaan. Rupanya tetangga itu belum move on dari kegagalan tetangganya. Bukan kegagalan yang dialaminya sendiri.

Usut punya usut, tetangga yang nyalon lurah tapi gagal itu sendiri tidak apa-apa dengan kegagalannya. Bahkan dia sudah bangkit ddan kembali berdiri. Itu terbukti, dia yang membawa tetangga pendukung yang harus disembuhkan karena frustrasi.

Bisa jadi, tetangga yang gagal nyalon lurah itu bangkit sebab sudah melakukan 7 hal ini! Apa 7 hal ini? 7 cara seseorang agar bisa bangkit dari kegagalan. Kali ini Ibu Jesi menjabarkan dengan versinya sendiri.

1. Tuntaskan Tangisan

Ini sangat membantu. Agar kelak tak ada lagi tangis tersisa, yang tiba-tiba keluar tanpa sebab. Tangisan keluar untuk melegakan apapun yang masih terserak. Biarkan hati yang basah pelan-pelan mengering dengan tangisan. Menangis itu melegakan. Jadi, jangan takut menangis. Percayakah? Kalau aku sih, sepenuhnya percaya.

Aku butuh sehari untuk menangis sejadi-jadinya, agar pikiran dan badan lega. Atas semua yang terjadi hari ini, jika itu mengandung kegagalan maka aku akan introspeksi diri. Esok kelak, suatu hari aku tak ingin mengulangi.

2. Hapuskan Keluhan

Mengeluh? Itu sifat alamiah manusia. Manusia memang terkadang, bahkan sering sekali mengeluh atas semua yang terjadi dalam hidup ini. Namun, percayalah. Semakin sering mengeluh, alam bawah sadarmu akan sering mencatat hal negatif atas suatu kejadian. Hal positif sekecil apapun kadang menjadi tidak bisa terlihat karenanya.

Mengeluh? Sebisanya mungkin simpan dan koreksi. Agar keluhan itu ibarat saran dan kritik yang kelak bisa membangun jati diri. Agar kita tak lagi sering mengeluh. Agar keluhan itu kelak berubah menjadi laminasi diri, ibarat plastik kita yang melindungi dari kotoran saat makanan dibawa kemanapun pergi. Agar keluhan itu tidak menumpuk, lama kelamaan bisa menjadi bom frustrasi yang siap meledak dan sungguh, kita akan merugi.

3. Kembali Berdiri

Menangis sudah. Mengurangi keluhan sudah. Waktunya untuk kembali berdiri, merajut mimpi. Iya, mimpi buruk tidak perlu disesali. Mimpi buruk tidak perlu ditangisi. Yang diperlukan setelah mimpi buruk adalah kita berdo'a, memohon pada Yang Maha Kuasa agar mimpi itu tidak terealisasi menjadi nyata.

Berdiri dan berdo'a, menjadi dua hal yang harus berjalan beriringan, kenapa? Karena berdiri akan semakin kokoh dengan kekuatan do'a. Karena kepada-Nya lah kita semua harus bersandar. Karena kepada-Nya lah semua urusan dikembalikan. Sebab Dia lah sang Maha Kokoh Yang Maha Mengokohkan.

4. Tegakkan Badan

Bangkit berdiri dan tegakkan badanmu, agar pikiranmu tak selalu dirundung kesedihan. Agar jiwamu tak terkurung dalam rasa yang sebenarnya itu tidak perlu. Agar pikiranmu yang macet karena kegagalanmu itu pergi menjauhimu.

Tegakkan badan, busungkan kembali dadamu, isi penuh dengan udara pernapasan. Agar kamu bisa kembali menghembuskan langkah kebaikan untuk menormalkan kembali usaha dan impianmu.

5. Langkahkan Kaki

Setelah bangkit dari semua kegagalan dan mengoreksi semua penyebab maka, mulailah melangkah. Ringankan dengan do'a dan restu dari seluruh anggota keluarga. Jika kamu masih sendiri maka, memohon maaflah kepada kedua ibu bapak. Bisa jadi kegagalanmu adalah cara Tuhan agar kamu mendekatkan diri kepada kedua orang tuamu. Bisa jadi, kegagalanmu sebab ada kesalahan yang belum dimaafkan dan diampuni oleh kedua orangtuamu.

Jika kamu sudah menikah, berkeluarga dan punya anak, juga minta maaflah pada mereka. Bisa jadi kegagalanmu adalah cara Tuhan agar kamu lebih memperhatikan mereka. Bisa jadi kamu lalai karena terlalu sibuk bekerja. Bisa jadi kamu lalai karena sibuk dengan dunia.

6. Teguhkan Hati

Bergaulah dengan orang-orang yang baik, agar semangatmu untuk kembali melangkah akan semakin mantap. Biarkan saja orang-orang yang melihatmu dengan tatapan sebelah mata. Cukup kita balas saja dengan kesuksesan kita kelak di kemudian hari.

Teguhkan hati, jangan mudah tergoda hal-hal yang bisa menghambat kesuksesanmu. Ingatlah kegagalanmu kalau ini disebabkan oleh apa, cukup kali ini saja. Esok lagi, jangan pernah mau jatuh pada lubang yang sama.

7. Pasrahkan Diri

Semua yang terjadi dengan kita, semua tentu atas kuasa dari Sang Maha Pencipta. Pun dengan kegagalan yang kita alami. Percayalah, roda kehidupan itu terus berputar. Bisa jadi kita sedang di atas, namun kita juga harus siap suatu saat bisa saja kita akan berada di bawah.

Sabar dan tawakal adalah kunci kesuksesan dalam hidup. Berpasrah diri pada yang Maha Kuasa atas segalanya setelah berjuang, berikhtiar dan berdo'a itu mutlak. Karena usaha tanpa mendekati-Nya jelas akan sia-sia belaka.

So, push harder than yesterday if you want to different tommorow.
Bekerjalah lebih keras dari apa yang kamu lakukan kemarin jika kamu ingin berbeda esok hari.

Keep Calm and Strong always!

Persembahan Penuh Cinta Ibu Jesi untuk Ayah Jose

00.05 8


UNTUKMU YANG TELAH MENJADI KEKASIH HATIKU

Sayang
Terima kasih
Untuk semua cinta
Kasih sayang tulus ikhlasmu

Sayang
Terima kasih
Untuk semua hati
Bahkan dirimu sendiri seutuhnya

Sayang
Terima kasih
Untuk semua hari
Bahkan sedetikpun tak terlewatkan

Sayang
Terima kasih
Untuk semua ridho
Izin dan do'a untukku

Sayang
Terima kasih
Sudah mencintai kami
Menyayangi kami tanpa terkecuali

Sayang
Terima kasih
Sudah membersamai kami
Selalu dalam damai kesejahteraan

Tuhan
Jaga dia
Jaga kami semua
Seperti Engkau menjaga makhluk-Mu

Tuhan
Aku mencintainya
Sejak awal dahulu
Hingga sampai akhir waktu

Tuhan
Dia kekasihku
Kekasih jiwa ragaku
Penyempurna hidup dan matiku

Tuhan
Dia pahlawanku
Izinkan aku mengutarakan
Hari ini adalah keistimewaan

Tuhan
Sehatkan dia
Sukseskan kerja kerasnya
Mampukan dalam segala hal

Tuhan
Maha Penyayang
Izinkan aku mengucapkan
Selamat ulang tahun kesayangan

Selamat ulang tahun sayang
Semoga selalu sehat
Bahagia selalu
Aamiin

Selamat ulang tahun sayang
Semoga tetap semangat
Tetap sukses
Aamiin

Selamat ulang tahun sayang
Senantiasa membawa manfaat
Menyebar berkat
Aamiin

Selamat ulang tahun sayang
Kado terindah untukmu
Serupa do'amu
Do'aku

Selamat ulang tahun sayang, semoga kasih sayang diantara kita semakin kuat dan solid untuk semuanya.



Untukmu yang telah menjadi kekasih hatiku, perkenankanlah hari ini kupersembahkan buku antologiku yang ke-23 sebagai hadiahnya. Dan betapa bahagianya hati ini saat harus menggaris bawahi bahwa ini juga menjadi buku antologi pertamamu

Bismillah...

Open PO Buku UJIAN SUDAH DEKAT
Komunitas Pejuang Literasi
Penulis: Betty Irwanti, Joko Septiono dkk.
Cover dan layout: Nur Cahyani DP
Editor: Hessa Kartika.
Ukuran 14x20:  279 halaman
harga PO 85K
harga normal 99K
masa PO 16 September - 4 Oktober 2019



Buku non Fiksi ini berisi A-Z tentang Ujian Nasional. Dan rasanya sangat pas juga untuk persiapan ujian-ujian lain yang akan dialami oleh siapapun. Karena di dalamnya ada juga kisah para orang tua yang mendampingi anak-anaknya yang akan ujian.

Percayalah, hidup itu ujian. Bagi seorang guru, ujian merupakan cara terbatas untuk mengukur kemampuan anak. Bagi seorang ibu, ujian adalah saat mendampingi anak yang akan menghadapi ujian nasional. Bagi seorang anak, ujian nasional adalah bagian dari ujian hidup yang harus ia lalui dalam hidupnya. Dan bagi seorang psikolog, USBN (Ujian Nasional Berstandar Nasional) itu bukan monster.

Buku ini hadir dengan cerita-cerita yang berasal dari kejadian nyata. Ada ulasan lengkap tentang USBN mulai dari sejarah hingga penentuan kelulusannya. Ada juga beberapa tips untuk sukses menghadapi USBN tanpa ekses.

Buku ini juga menyajikan Kumpulan Kata Motivasi Lulus Ujian Sekolah. Karena ternyata motivasi itu sangat perlu, agar kita semua berhasil menyelesaikan banyak ujian dalam kehidupan.

Maka, percayalah hidup itu ujian. Saat buku ini sudah terencana sejak lama, sejak Februari 2019. Sempat macet di tengah jalan. Harus beberapa kali open kontributor, akhirnya sekitar satu bulan yang lalu kukebut demi semua kelegaan hati.

Sebagai Pj aku sempat patah arang, bagaikan plastik yang terbakar sinar matahari, kemudian meleleh karena terfokus pada titik api. Tapi qadarullah, akhirnya hari ini semangat kembali basah dengan pemberitahuan bahwa buku ini sudah selesai semua proses dan siap buka open pre order.

Pada hari ini, di Rumah Clever yang berlokasi di 41 kilometer dari Cilacap Kota, tepat pada tanggal 14 September 2019, buku ini resmi aku luncurkan. Semoga hari ini sebagai penanda hal yang baik akan terjadi. Semoga buku ini akan bermanfaat bagi semua.

Selamat ulang tahun untuk sayangku, suamiku tercinta, Ayah Jose, Joko Septiono. Untukmu buku ini aku persembahkan.

Usiamu kini 37 tahun, tapi percayalah, kamu selalu terlihat lebih muda dari umurmu yang sebenarnya.




Selamat ulang tahun sayang, semoga selalu sehat, sukses dan bahagia. Aamiin aamiin, ya robbal 'alamiin....

#tantangan1
#odopbatch7
#weekend
#odop
#daretodare
#Satnit
#holiday
#challenge

Mari Berdamai dengan Masa Lalu Bersama Ibu Jesi

09.01 11


#Day13
#OneDayOnePost
#EstrilookCommunity

#Day13
#OneDayOnePost
#KomunitasODOP
#PjOprecOdop7
#GrupTokyo
#DosbingNAC

CARA BERDAMAI DENGAN MASA LALU

Masa lalu biarlah masa lalu. Jangan kau ungkit, jangan ingatkan aku. Masa lalu biarlah masa lalu... Syair lagu dangdut dari ratu goyang ngebor itu seketika membayang saat membaca huruf kapital sebagai tema postingan kali ini.

Iya.
Masa lalu? Apa sih masa lalu? Masa lalu ya masa yang telah berlalu. Bisa masa indah, bisa juga sebaliknya.

Apakah ada masa lalu yang indah? Pasti ada. Masa kecil yang penuh kasih sayang dari kedua orang tua. Masa remaja yang penuh suka cita. Juga masa dewasa yang sudah bisa mencapai apapun yang dicita-citakan.

Apakah ada masa lalu yang tidak indah? Banyak. Masa lalu yang membawa cerita suram nan kelam dalam kehidupan. Masa lalu yang bisa membuat kita menangis kala mengingatnya. Masa lalu yang bisa membuat kita melakukan taubatan nasuha karena tidak ingin mengulang kembali masa itu.

Masa lalu kadang datang tanpa diundang. Suatu saat tanpa sengaja aku tiba-tiba teringat. Atau ketika aku berkunjung ke suatu tempat, bayangan masa lalu itu berkelebat. Please, itu hanya bayangan. Dan kini kita sudah beranjak dari masa yang telah lalu itu.

Tapi? Ketika kita belum bisa move on dari masa lalu, tolong! Segeralah berdamai dengannya, agar masa kini dan masa depan tidak dibayangi terus oleh makhluk bernama masa lalu itu.

Jangan khawatir saat kita teringat akan masa lalu, seperti apapun bentuknya, mari berdamai dengannya segera.

Kamu bisa lalukan 7 langkah ini agar bisa segera berdamai dengan masa lalu!

1. Ingat Kejelekan Lupakan Kebaikan

Ini berlaku jika masa lalu kita berhubungan dengan pengkhianatan. Sebut saja dia mantan. Mantan terburuk yang harus segera kita lupakan. Ingat saja kejelekannya, itu akan membantu kita segera melupakan.

Kebaikan apapun yang dia berikan tidak usah diingat, buat apa. Toh endingnya dia tidak baik bagi kita. Biarkan dia pergi, tidak usah sapa dia untuk kembali. Sebab itu artinya kita harus siap lagi sakit hati TERUTANG lagi. Emangnya kamu mau! Kalau aku sih, sorry sorry Jek ! (Kayak judul lagu ya!)

2. Kuburkan Cerita Sambut Semangat Baru

Iyalah, ngapain juga masa lalu diingat-ingat terus. Ibaratnya sih dia udah bagian dari cerita hidup yang harus segera dilupakan. Kita bisa kok dapat yang lebih baik. Atau kita juga bisa kok mendapatkan hal (sesuatu) yang lebih baik dan lebih dari kala itu.

Dengan membuka semangat yang baru, kan siapa yang tahu. Ada sosok terindah dari Tuhan yang sudah disiapkan-Nya. Dengan membuka semangat yang baru, kan siapa tahu juga. Ada jalan dan petunjuk terindah dari Tuhan agar usaha atau pekerjaan kita mencapai titik keberhasilan luar biasa suatu saat nanti. Semangat itu paling penting!

3. Kuburkan Sejarah Buang Tempat Sampah

Masa lalu itu erat dengan masa lali, lho... Masa lali? Masa lali itu apa? Lali itu bahasa Jawa. Jika dialihbahasakan akan menjadi, lupa. Maka akan bisa dibaca sebagai, masa lalu erat kaitannya dengan masa-masa yang harus dilupakan. Masih ada kaitannya dengan poin nomor dua.

Kadang masa lalu itu bagian dari sejarah hidup kita. Misalnya, bertahun-tahun menjalin hubungan dengan orang, eh ternyata ujungnya dia bukan jodoh kita. Memang apa mau dikata? Lihat saja sejarahnya Luna Maya, Syahrini dan Suaminya sekarang. Mereka saja sudah move on dan baik-baik menjalankan hidupnya sekarang?  Masa sih kamu masih juga gagal move on?

4. Kuburkan Kisah Ambil Hikmah

Selalu ada hikmah dibalik setiap kisah. Percayalah! Sama seperti ketika kita percaya, bahwa hidup itu adalah ujian. Ujian itu bisa jadi berupa masa lalu yang sangat-sangat ingin kita lupakan, tapi kadang masih suka membayang.

Kuburkan kisah itu dalam-dalam. Jika perlu untuk diceritakan, kisahkanlah kepada orang yang benar-benar kamu percaya. Jangan pada sembarangan orang. Atau jika kamu sepenuhnya percaya padaku, ceritakan saja pada Tuhan saat salat malam. Disana niscaya kamu akan temukan sebaik-baik kelegaan dan kelapangan.

5. Tanggung Resiko Sendiri

Jika kamu sudah berusaha melupakan tapi belum bisa. Maka cobalah terus. Jangan pantang menyerah. Teruslah bersemangat untuk menemukan masa indah dalam hidupmu, jangan terus berputar dengan masa lalu yang tidak jelas.

Masa iya sih, kita terus-terusan mikirin mantan yang sebentar lagi masuk jenjang pernikahan? Kayak nggak ada manusia lain aja! Kalau kamu bersikeras untuk bertahan, tanggung sendiri resikonya. Kamu bakal makan hati selamanya. Yakin nih, kamu nggak percaya? Jangan sekali-kali coba-coba ya!

6. Kembalikan Kepada Yang Maha Kuasa

Sudah berusaha melupakan, sudah. Sudah menghindar dari hal yang berhubungan dengan mantan, sudah. Sudah membakar semua kenangan, sudah. Tinggal serahkan semua sama yang di atas. Kembalikan semua kepada Yang Maha Kuasa. Dialah yang maha kuasa membolak balikkan hati.

Mintalah selalu agar dilindungi dari masa lalu yang buruk yang bisa saja menghantui. Mintalah perlindungan dari masa lalu yang bisa saja hadir di masa kini dan masa depan. Mintalah perubahan menjadi lebih baik atas masa lalu yang buruk. Mintalah hidup kita selalu dalam kehidupan dari-Nya. Aamiin.

7. Taubatan Nasuha

Jika sudah berpasrah pada Yang Maha Kuasa. Jangan sekali-kali kita sengaja berjalan kembali ke masa lalu. Hindar, buang dan cukup sesaat kita kenang. Jangan sampai kita kembali terjebak dalam rundungan yang tidak jelas arah jawabannya.

Bertaubatlah, jangan dekati masa lalu yang tidak perlu. Jangan datangi masa lalu yang mengganggu. Taubatan Nasuha, menjauhlah dengan sungguh-sungguh dengan cara maksimal yang kamu bisa.

Semoga Allah senantiasa menjaga kita semua dari masa lalu yang tidak diridhoi-Nya.

Insyaallah....

Quote to remember:
Sometimes the bad things that happen in our lives put us directly on the path to the best thing that will ever happen to us.

Menu Sarapan Favorit Ibu Jesi dan The Clever Family

09.58 4



#Day12
#OneDayOnePost
#EstrilookCommunity

#Day12
#OneDayOnePost
#KomunitasODOP
#PjOprecOdop7
#GrupTokyo
#DosbingNAC

MENU SARAPAN FAVORIT KELUARGA

Setiap hari aku sarapan, kecuali jika sudah niat berpuasa. Sejak aku bersekolah, zaman SD dulu, Mamaku selalu menyiapkan sarapan untukku dan keluarga. Menu sarapan favorit sebenarnya tidak ada, karena sarapan yang dibuat berdasarkan bahan yang tersedia saja.

Aku juga bukan tipe yang suka pilih-pilih makanan. Apa saja masuk. Mungkin itu penyebab badanku subur kemudian. Meski badan yang cenderung melar ini dimulai sejak program hamil, hamil dan melahirkan, bahkan sampai saat ini aku juga masih menyusui. (Eits jangan protes!)

Andai boleh memilih, dari menu sarapan yang sudah silih berganti sejak 32 tahunan ini. Aku memilih 7 diantaranya menjadi menu favoritku, ya.

1. Bubur Ayam

Entah kenapa aku begitu suka dengan menu sarapan yang satu ini. Setiap Minggu, saat libur, bisa dipastikan menu sarapanku ya bubur ayam ini. Sampai-sampai bakul langganan sampai hapal dan paham. Mungkin akulah satu-satunya orang pembeli setianya setiap hari libur tiba.

Apakah hanya hari libur? Tidak. Kadang jika aku ada perjalanan ke kota, bisa dipastikan juga, aku selalu menyempatkan diri sarapan bubur ayam di depan RSUD Cilacap. Rekomendasi banget deh, sungguh. Dari harganya masih lima ribu rupiah, sampai sekarang sudah dua belas ribu rupiah aku masih setia. Kenapa? Karena rasanya tidak berubah. Selalu sama. Dengan toping yang crunchy, dan bumbu lengkap juga sambal yang aduhai mempesona.

2. Tempe Goreng

Rasanya ini makanan wajib orang desa ya. Eh, nggak juga ding. Tempe sudah mendunia. Bahkan di film Ayat-ayat Cinta, Fahri itu juga nyambi jadi penjual tempe, kan? Hehe.

Apalagi kalau bukan karena cita rasa yang khas dan legitimasi itu lho. Mau dibuat crispy bisa. Dibuat mendoan bisa. Dimodifikais jadi penyet, juga bisa. Kalau kamu suka sarapan dengan lauk tempe, biasanya diapain ya?

3. Sosis Cabe Ijo

Kalau ini kesukaan belum lama. Berawal dari pemikiran modifikasi menu untuk berbuka puasa pas Ramadhan kemarin, beli sosis di pasar, terus dimasak dengan cabe hijau itu ternyata enak dan simple sih. Dijamin nggak pakai ribet.

Lebih enak lagi kalau masaknya dikasih lengkuas gitu. Khas banget aromanya. Sekaligus amis dari daging bahan pembuat sosis bisa jadi solusi buat yang anti bau macam Ayah Jose. Beliau kan aneh ya, nggak doyan daging sapi tapi sama bakso mau. Tapi ya itu, baksonya pilih yang campuran daging sapinya sedikit. Kalau kebauan begitu, beliau bakal milih mundur. Nggak jadi makan. Terus, siapa yang ngelanjutin makan?

4. Lontong Opor

Ini menjadi menu pilihan kedua setelah bubur ayam, yang selalu aku cari saat berkunjung ke Cilacap Kota. Di warung Bubur Priangan tepatnya. Lontong Opornya beda, meski secara rupa sama.

Lontong Opor favoritku selanjutnya adalah buatan Mama mertuaku tercinta. Aku yang apalah-apalah ini jelas kalah jauh dengan beliau yang jago masak dan sudah teruji kualitasnya. Yakin nih, kamu bisa nyaingin juga?

5. Nasi Goreng Bawang

Soal saing menyaingi, nasi goreng satu ini di Rumah Clever belum ada yang nyaingin enaknya. Ini sudah terbukti lho. Nasi goreng yang dominan bumbu bawang ini memang aku yang menemukan tanpa sengaja.

Kapan nemuinnya? Pas masih sekolah SMA dulu. Tapi baru aku coba dan coba saat pertama kuliah dan tahu nggak sih? Menu ini pernah juga dicoba oleh Ayah Jose jauh sebelum kami tahu bahwa diantara kami ada rasa. Ciecie....

6. Ayam Saus Tiram

Ayam di potong kecil-kecil, mirip ayam yang dipakai untuk isian mie ayam. Dengan banyak potongan daun bawang dan irisan tomat, diberi saus tiram akan jadi menu sarapan terlezat saat aku berniat.

Sayangnya menu ini sering terlewat karena estimasi waktu setiap pagi, saat mendampingi Ayah Jose mengawali hari kadang Bebi Jesi suka ngelilir bangun dan membuat sering gagal untuk mengeksekusi. Dan akhirnya menu simple untuk sarapan jadi pilihan yang terbaik, demi kenyaman puteri kecil kami.

7. Aneka Tumisan

Kami menyebutnya "Jangan". Bukan jangan yang artinya tidak boleh, ya. Itu salah. Jangan yang dimaksud itu sama dengan lauk atau sayur, yang ditumis.

Apa saja bisa jadi bahan tumisan. Yang paling sering sih, jangan gandhul (pepaya), jangan oyong, jangan kacang, jangan tempe, jangan tahu, jangan kulit melinjo, jangan terong, dan jangan lain-lain.

Jangan berhenti membaca sampai di sini. Karena masih ada tulisan penting di bawah ini.

Apa sih?

Yeaa, inilah.... Menu sarapan favorit The Clever Family Member:

[11/9 11.05] Tante Hayyu: Bee Hoon
[11/9 11.05] Betty Irwanti Joko: Kalau aku bubur ayam
[11/9 11.32] Mamih Jesi: Mih Quakers susu dingin
[11/9 11.33] Ayah Jose: Nasi goreng+telor ceplok
[11/9 11.39] Om Tray: nasi kuning 😅
[11/9 11.39] Mas Ryan: Nasi uduk kering tempe bakwan 2
[11/9 11.41] Ayah Jose: Jesi lontong mendoan
[11/9 11.41] Pakde Agus: Kopi item 😅
[11/9 12.44] Tante Earny: Jangan tewel disanten

So, Apakah menu sarapan favorit keluargamu?